Akhir-akhir ini, banyak klinik kecantikan yang menawarkan terapi IPL untuk menghilangkan jerawat. Seberapa ampuh terapi IPL untuk menghilangkan jerawat dan apa efek samping yang mungkin terjadi? Temukan jawabannya dalam ulasan berikut.

1. Apa itu IPL/ Intense Pulse Light?

Apa itu IPL

IPL atau Intense Pulse Light adalah teknik yang banyak digunakan di bidang dermatologi. Ini melibatkan spektrum cahaya yang luas tapi masih bisa dikendalikan. Manfaat dari tindakan IPL yakni mencegah bulu tumbuh kembali, menghilangkan bekas jerawat, dan tanda regangan (stretch mark).

Berlawanan dengan kepercayaan kebanyakan orang, IPL bukanlah laser. Meskipun IPL dan laser sama- sama menggunakan cahaya yang diubah menjadi energi panas untuk menghancurkan kapiler rusak atau sel-sel yang memproduksi melanin, IPL berbeda dengan laser. Perbedaan antara IPL dan laser adalah dari segi jenis sinar yang dikeluarkan.

Laser akan menghasilkan gelombang monokromatik/ warna tunggal. Di sisi lain, IPL mengeluarkan spektrum cahaya yang luas yang disebut polikromatik. Jenis sinar IPL menghasilkan panjang gelombang yang berbeda dan mencakup area yang lebih besar dibandingkan sinar laser. Dengan kata lain, laser akan lebih dekat dengan target areanya. Disamping itu, IPL lebih terkontrol dan cenderung tidak menimbulkan rasa sakit dibandingkan laser.

Terapi IPL untuk menghilangkan jerawat merupakan prosedur non-ablatif dan non-invasif. Itu berarti prosedur ini tidak memerlukan anestesi saat akan dilakukan. Terapi ini disebut non-ablatif karena spektrum cahaya luas tidak akan merusak epidermis tapi tetap bisa masuk ke lapisan kulit terdalam. Selanjutnya, IPL tidak memiliki efek negatif pada jaringan tetangga dari wilayah yang ditargetkan karena panjang gelombangnya dapat disaring.

Dengan demikian, pasien dapat kembali beraktivitas normal setelah menjalani IPL. Karena itulah, IPL sering disebut tindakan lunch-time dimana prosedur dapat dilakukan dalam waktu yang sangat singkat.

2. Efektifkah Terapi IPL untuk Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya?

therapi ipl

Bagi anda yang mengalami jerawat taraf ringan hingga sedang, anda bisa mempertimbangkan cara menghilangkan dengan IPL treatment. Pada pengobatan acne, IPL bisa berfungsi sebagai PDT/ photodynamic therapy. Terapi IPL yang menggunakan cahaya ultraviolet dan juga gelombang cahaya lainnya mampu mengusir bakteri penyebab jerawat. Data tersebut didapatkan dari penelitian yang diterbitkan jurnal Dermatology Therapy baru-baru ini.

Terapi IPL ini juga mampu mengendalikan jumlah produksi minyak wajah dengan cara kerjanya, yaitu mengecilkan ukuran kelenjar minyak. Minyak wajah atau istilah medisnya sebum adalah salah satu faktor yang menyebabkan munculnya jerawat.
Penelitian di atas juga menemukan bahwa partisipan yang menjalani terapi IPL pertama kali mengalami bekas luka jerawat, jerawat yang meradang, dan jumlah komedo yang turun drastis, dua minggu setelah menjalani prosedur. Penurunan dari masalah- masalah kulit tersebut mencapai 51,8 hingga 64,7 persen.

3. Hal yang Wajib Anda Perhatikan Sebelum Menjalani Terapi IPL

Sejauh ini terapi IPL cenderung aman untuk dilakukan dalam menghilangkan jerawat. Namun, itu wajib berada di bawah penglihatan dan pengawasan dokter ahli. Karena itu, sebelum menjalani terapi IPL untuk menghilangkan jerawat, jangan lupa untuk berkonsultasi dulu dengan dokter kulit.

Berkonsultasilah dengan dokter, terutama bila anda mempunyai riwayat-riwayat penyakit lainnya. Dokter akan menjelaskan seputar prosedur, perawatan yang wajib anda lakukan, dan risiko yang bisa terjadi setelah menjalani terapi ini.

Terapi IPL biasanya memakan waktu sekitar 20-30 menit. Akan tetapi, itu tergantung dari luasnya area kulit yang terkena jerawat dan bekasnya. Dan, anda disarankan untuk melakukan IPL treatment lebih dari sekali untuk memperoleh hasil yang meksimal. Biasanya, perlu kurang lebih 3-6 kali sesi terapi untuk mencapai hasil yang diharapkan. Ini disesuaikan dengan kondisi kulit masing- masing orang. Setelah beberapa jam seusai menjalani IPL, kulit wajah akan lebih sensitif dan memerah.

4. Kondisi yang Tidak Diperbolehkan Melakukan Terapi IPL

Walaupun tergolong aman, ada beberapa kondisi seseorang yang tak diperbolehkan melakukan IPL. Kondisi tersebut diantaranya wanita hamil, orang yang mengidap kanker kulit, penyakit kulit aktif, kulit terbakar sinar matahari, dan riwayat keloid pada wajah.

Bicarakan dengan dokter jika anda sedang dalam pengobatan jangka lama untuk penyakit khusus atau sedang menderita penyakit tertentu. Dokter akan menentukan apakah terapi IPL ini aman untuk anda.

5. Hasil yang Diharapkan dan Efek Samping IPL

Setelah perawatan IPL, kulit akan bebas dari jerawat, dan terlihat lebih kencang, kenyal, dan cerah. Juga, pori- pori kulit akan mengecil. Jerawat yang aktif akan hilang hanya dalam hitungan hari. Namun, direkomendasikan tetap menggunakan krim perawatan yang diresepkan dokter.

Selain itu, anda dianjurkan menggunakan produk post peeling sesuai anjuran dokter agar hasil terapi ini terlihat maksimal dan sekaligus meredakan iritasi yang terjadi setelah IPL. Jangan lupa juga hindari paparan sinar matahari secara langsung dan selalu gunakan tabir surya.

Setelah terapi IPL, wajah biasanya akan mengalami kemerahan. Hal ini dikarenakan IPL memecah pigmen melanin yang nantinya akan diserap oleh tubuh. Selanjutnya, akan tumbuh lapisan kulit baru dengan warna yang lebih cerah. Terkadang, ditemukan pengelupasan pada kulit. Namun tak perlu khawatir karena efek samping terapi IPL untuk menghilangkan jerawat ini bersifat sementara.

Leave a Reply